Panduan Lingkungan Sekitar
Panduan Wisata Shibuya: Persimpangan, cakrawala kota, dan energinya
Shibuya adalah sebuah distrik utama di pusat kota Tokyo yang terkenal dengan Shibuya Crossing — persimpangan pejalan kaki tersibuk di dunia dengan jumlah pejalan kaki hingga 3.000 orang per siklus lampu lalu lintas. Distrik ini merupakan pusat mode anak muda, kehidupan malam, dan belanja di Tokyo, yang berjarak 7 menit dari Shinjuku dengan menggunakan Jalur JR Yamanote.
Sekilas tentang Shibuya
| Timezone | JST (UTC+9) |
|---|---|
| Mata uang | Yen Jepang (JPY) |
| Bahasa | Bahasa Jepang |
| Koordinat | 35.6580, 139.7016 |
Mengapa mengunjungi Shibuya
Shibuya adalah pusat budaya anak muda di Tokyo, yang terbentuk di sekitar persimpangan Scramble yang terkenal dan deretan layar raksasa yang terasa seperti masa depan. Di balik persimpangan tersebut, terdapat kawasan yang ternyata sangat beragam: jalan-jalan mode di Cat Street, ketenangan Taman Yoyogi, serta beberapa pemandangan dari atap gedung terbaik di kota ini.
Juga di Tokyo
Pertanyaan seputar perjalanan ke Shibuya
Apakah Shibuya layak dikunjungi?
Ya — Shibuya layak dikunjungi hanya untuk melihat persimpangan Scramble saja, persimpangan pejalan kaki tersibuk di dunia dengan hingga 3.000 orang per siklus lampu lalu lintas. Selain persimpangan tersebut, Anda juga bisa menikmati kawasan mode di Cat Street, pemandangan dari atap gedung Shibuya Sky, ketenangan Taman Yoyogi, serta beberapa tempat hiburan malam terbaik di Tokyo, semuanya berada dalam satu distrik yang dapat dijangkau dengan berjalan kaki.
Berapa lama waktu yang kamu butuhkan di Shibuya?
Setengah hari hingga satu malam penuh sudah cukup untuk menjelajahi Shibuya: sore hari untuk menyaksikan keramaian di persimpangan, melihat patung Hachiko, dan berbelanja di Cat Street, lalu menikmati matahari terbenam dari dek observasi Shibuya Sky, serta makan malam dan menikmati kehidupan malam setelah gelap. Padukan dengan kunjungan ke Harajuku yang berdekatan untuk menikmati wisata sehari penuh.
Terakhir ditinjau dan diperbarui: oleh tim redaksi AmazingAsia. Lihat kebijakan redaksi kami.